Selasa, 27 November 2018

JURANG YANG TAK BERJEMBATAN

Oleh: Join Kristian Zendrato
  
Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan semakin membuat dunia ini menjadi kecil. Artinya, sekarang seseorang bisa saja pergi dengan cepat ke tempat lain tanpa repot. Dan tentunya, hal ini masih terus dikembangkan sehebat mungkin oleh manusia. Bulan Lalu (tepatmya 23 Oktober 2018), China meresmikan jembatan baru mereka dengan panjang 55 KM. Menurut salah satu sumber yang saya baca, jembatan itu menghubungkan tiga kota di pantai China Selatan, yakni Hong Kong, Macau, dan Zhuai.[1] 

Saya masih ingat tahun 2016 yang lalu ketika saya pergi ke Kalimantan Barat untuk melaksanakan tugas praktek selama satu tahun. Itu adalah pertama kali saya ke sana. Ketika kami sampai di Tayan, kami melihat sungai Kapuas yang lebar merintangi perjalan kami. Bagaimana menyeberanginya? Ternyata, untuk sampai ke sebelah, kami harus naik sebuah kapal penyeberangan. Tetapi pada tahun 2017 ketika saya kembali ke Jakarta, kami tidak melihat kapal penyeberangan itu lagi. Sekarang, kapal itu tidak diperlukan. Dia telah digantikan oleh sebuah jembatan yang megah dan indah. Itulah jembatan Tayan.

Manusia dengan kecerdasannya, telah membuat kita terheran-heran. Sekarang ini kita melihat bahwa apa yang dulu hanya bisa dilewati oleh burung-burung yang bersayap, telah bisa dilewati oleh manusia. Seakan-akan tak ada lagi yang mustahil bagi manusia. Hampir tidak ada sungai dan jurang yang tidak bisa dilewati atau diseberangi oleh manusia. 

Tetapi ada satu jurang yang tidak pernah bisa diseberangi oleh manusia dengan segala kecerdasan dan kemajuan teknologinya. Jurang itu adalah jurang yang memisahkan antara si orang kaya dan Lazarus yang miskin, “jurang yang tak terseberangi” (Luk. 16:26). Itu adalah jurang yang memisahkan antara kemuliaan surgawi dengan kengerian murka Allah dalam neraka. Lazarus berada di surga sedangkan orang kaya berada di neraka, dan ada jurang pemisah mereka. Yang satu tidak bisa ke tempat yang lain.
  
Tetapi adalah mengerikan kalau Anda berada di neraka. Di sana adalah tempat pembalasan ultimat Yehowa kepada orang-orang jahat yang tidak bertobat. Oh astaga! Di sana hanya ada tangisan dan jerit kesakitan dan sengsara yang mahadahsyat (bdk. Luk. 16:23, 24). Murka Allah, murka Allah, dan murka Allah akan engkau temui sepanjang kekekalan di sana. Tak ada harapan untuk bebas dari sana. Itu benar-benar permanen. Anda tidak bisa kembali. Tidak ada jembatan untuk kembali. Untuk itu, Anda harus memutuskan sekarang, apakah Anda ingin menghabiskan masa kekekalan Anda di sana atau tidak? 

Alkitab memberitahu saya bahwa hanya ada satu cara supaya tidak pergi ke sana, dan itu adalah iman di dalam Kristus Yesus. Dia telah mati menggantikan orang berdosa. Dia telah mati untuk menebus manusia yang berdosa dari murka Allah, sehingga barangsiapa percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, maka orang itu akan diselamatkan (Yoh. 3:16; Rm. 8:1)! Saya berharap Anda mau memikirkan hal ini, dan mengambil keputusan sekarang juga. Jangan tunggu esok hari, karena besok mungkin sudah terlambat.
Tuhan memberkati!   

1 komentar:

  1. Casino in Las Vegas - JTM Hub
    The Casino in Las 창원 출장샵 Vegas, Nevada 양산 출장마사지 (NV) - Use this simple 동두천 출장마사지 form to find the 시흥 출장마사지 perfect table game for your table games. This 김포 출장샵 interactive game is available

    BalasHapus

DOKTRIN PREDESTINASI REFORMED (CALVINISME)

Oleh: Join Kristian Zendrato A. PENDAHULUAN Dalam tulisan singkat ini, saya akan membahas doktrin predestinasi yang merupakan sala...